Harga Buyback Emas Antam Pegadaian 14 Januari 2026 Naik

Rabu, 14 Januari 2026 | 14:17:17 WIB
Harga Buyback Emas Antam Pegadaian 14 Januari 2026 Naik

JAKARTA - Harga buyback emas Antam di Pegadaian kembali menunjukkan kenaikan pada perdagangan Rabu. 

Untuk emas ukuran 1 gram, harga buyback tercatat Rp2.506.000, naik Rp13.000 dibandingkan hari sebelumnya. Sementara harga jual emas 1 gram berada di level Rp2.918.000. Lonjakan ini menandakan permintaan emas yang tetap tinggi dari masyarakat dan investor di tengah kondisi ekonomi yang fluktuatif.

Pergerakan Harga Buyback Emas Ukuran Kecil

Emas Antam ukuran 0,5 gram memiliki harga buyback Rp1.253.000, sedangkan emas 2 gram tercatat Rp5.013.000. Kenaikan ini menunjukkan minat masyarakat untuk melakukan likuidasi emas kecil sebagai sumber dana cepat atau investasi jangka pendek. Buyback ukuran kecil menjadi indikator stabilitas pasar emas ritel, terutama bagi investor pemula yang lebih fleksibel dalam pengelolaan dana.

Tren harga buyback emas kecil cenderung mengikuti pola kenaikan harga emas global dan permintaan domestik. Investor yang membeli emas dalam jumlah kecil bisa memanfaatkan peluang ini untuk mencairkan emas ketika harga buyback meningkat.

Harga Buyback Emas Kategori Menengah

Untuk kategori menengah, emas 5 gram tercatat Rp12.533.000, sementara emas 10 gram berada di harga Rp25.066.000. Kenaikan harga buyback emas menengah menunjukkan adanya permintaan dari investor yang ingin menambah portofolio logam mulia untuk tujuan jangka menengah.

Harga buyback kategori menengah ini juga dipengaruhi oleh pergerakan harga emas internasional dan sentimen pasar domestik. Kenaikan harga buyback menengah memberikan kesempatan bagi pemilik emas untuk menjual sebagian asetnya tanpa harus mengorbankan kepemilikan emas jangka panjang.

Harga Buyback Emas Ukuran Besar dan Strategi Likuiditas

Emas ukuran besar juga mengalami pergerakan sejalan. Buyback emas 50 gram berada di Rp124.720.000, sedangkan emas 100 gram tercatat Rp249.440.000. Untuk emas ukuran 500 gram, harga buyback mencapai Rp1.241.057.000, dan emas 1.000 gram berada di level Rp2.482.115.000.

Investor skala besar biasanya menggunakan buyback sebagai strategi likuiditas untuk mencairkan dana investasi atau memanfaatkan kenaikan harga emas secara signifikan. Pegadaian menyediakan fasilitas buyback untuk semua ukuran emas, sehingga memudahkan masyarakat dari berbagai kalangan.

Faktor Pendorong Kenaikan Harga Buyback Emas

Kenaikan harga buyback emas Antam di Pegadaian dipengaruhi beberapa faktor utama. Pertama, tren harga emas dunia yang stabil dan cenderung meningkat akibat ketidakpastian ekonomi global. Kedua, permintaan emas domestik meningkat sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan fluktuasi nilai tukar rupiah.

Selain itu, permintaan emas untuk kebutuhan investasi dan tabungan meningkat di awal tahun. Faktor ini mendorong harga buyback bergerak naik, menunjukkan emas tetap menjadi instrumen investasi yang diminati masyarakat untuk tujuan keamanan finansial jangka panjang.

Layanan Buyback dan Tabungan Emas Pegadaian

Pegadaian menyediakan layanan buyback yang memungkinkan masyarakat menjual emas kembali dengan harga pasar terkini. Layanan ini mempermudah likuiditas bagi masyarakat yang membutuhkan dana tunai tanpa harus menjual di pasar bebas.

Selain itu, layanan tabungan emas Pegadaian tetap diminati karena memungkinkan masyarakat menabung emas secara rutin, baik untuk investasi maupun tujuan keuangan masa depan. Kenaikan harga buyback menjadi insentif tambahan untuk meningkatkan minat masyarakat menabung dan berinvestasi emas.

Ringkasan Harga Buyback Emas Antam 14 Januari 2026

0,5 gram: Rp1.253.000

1 gram: Rp2.506.000

5 gram: Rp12.533.000

10 gram: Rp25.066.000

50 gram: Rp124.720.000

100 gram: Rp249.440.000

500 gram: Rp1.241.057.000

1.000 gram: Rp2.482.115.000

Kenaikan harga buyback emas Antam hari ini memperkuat posisi emas sebagai instrumen investasi yang aman dan likuid. Pergerakan harga ini memberikan peluang bagi masyarakat dan investor untuk mencairkan emas sesuai kebutuhan finansial, sekaligus menjaga nilai aset di tengah ketidakpastian ekonomi.

Terkini